Selasa, 15 Oktober 2013

Islam itu Mudah, Tapi ko Dimudah-mudahkan?

Assalamu’alaikum. Kawan-kawan semua. Disini saya ingin menyampaikan sebuah realita nih di kehidupan kita semua. Kita semua tahubahwa islam itu adalah agama yang mudah. Hal itu sudah disabdakan olehRasulullah Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, yangberbunyi:
Dari Abu Hurairah, bahwaRasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya agama itu mudah. Tidaklah seseorangmempersulit (berlebih-lebihan) dalam agama melainkan ia akan dikalahkan. Olehkarena itu kerjakanlah dengan semestinya, atau mendekati semestinya dan bergembiralah(dengan pahala Allah) dan mohonlah pertolongan di waktu pagi, petang dansebagian malam"(HR. Bukhari)

Jadi, dari hadits diatas, udahyakin dong kalau islam itu mudah. Hal itu juga sudah terbuktikan, tidak ada halyang memberatkan dalam menjalankan islam. Mulai dari taubatnya, shalat, puasa,zakat, dan mu’amalahnya. Tidak ada yang menyusahkan. Coba kita lihatmerek-mereka yang menjalankan islam secara kaffah. Seperti tidak ada beban. Malahdalam wajahnya terpancar cahaya yang menyejukkan mata, dan mereka dianugrahisakinah (ketenangan). Jadi ga ada alasan kalau islam itu adalah agama yang sulit. Karena Allah itu Maha tahu dan Dia tidak akan menyulitkan hamba-Nya.

Dia sekali-kali tidakmenjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan (QS. Al-Hajj : 78)
Terus juga Allah Azza wa Jallatidak akan memberikan kita hal yang diluar kemampuan kita. Seperti dalamfirman-Nya.
Allah tidak membebaniseseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (QS. Al-Baqarah : 286)
Islam itu agama yang sesuaifitrah kita loh bro and sista fillah.Kita akan merasakan menjadi diri sendiri apabila menjalani islam secara kaffah(menyeluruh). Islam itu mudah dalam beribadah, bahkan Cuma dengan mindahin duriyang ada dijalan aja dapat pahala. Mudah banget ga itu bro and sis?
Namun dizaman sekarang manusia menjalani islam malah memudah-mudahkan. Mereka berkata “yang penting gue sholat”atau “lah gue kan udah beriman bahwa Allah adalah Tuhan, jadi gue udah menjadimuslim”. Dan banyak lagi retorika-retorika yang mereka katakan untuk ngeles untuk mewarnai hidupnya dengan islam.
Mereka mengaku islam namun masih mendustakan Allah. Mereka mengaku islam namun menginkari perintah Tuhan mereka.Mereka mengatakan bahwa mereka adalah muslim, namun Al-Qur’an tak menjadi pedoman, Rasulullah tak menjadi teladan.
Mereka mengaku hamba Allah. Padahal mereka secara tidak langsung sudah menjadi hamba syahwat, hamba harta, hamba jabatan, hamba kekuasaan dan yang pasti hamba syaithan laknatullah. Kenapa seperti itu?
Karena sangat banyak, merekamengaku muslim namun nggak shalat, mereka haji namun tetep korupsi, mereka baca Al-Fatihah namun mabok-mabokan tetep jalan, mereka shalat namun masih pacaran,TTM’an, bahkan sampai ML (zina). Bahkan dengan mudah mengatakan “Tuhan itu halyang penting untuk gue, tapi hal ini (ML, Mabok, dll) adalah kebutuhan juga buat gue”. Innalillahi wa innailaihi roji’un . -_-
Tau ga sih kawan Allah berfirman “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar “(QS.AL-Ankabut:45 )
Jadi tujuan shalat itumenghindari orang yang sholat dari hal yang keji dan munkar.yuk denger penjelasan oleh ulama ahli tafsir abad ke 14 Hijriyyah, Syeikh Al ‘Allamah Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah:
“Sisi keberadaan shalat mencegah dari perbuatan fahsya dan mungkar yaitu;ketika seorang hamba yang mendirikan shalat, menyempurnakan akan rukun-rukun,syarat-syarat dan kekhusyu’annya, maka hatinya akan bersih, perasaannya akanjernih, imannya akan bertambah, bertambah kuat keinginannya untuk melaksanakankebaikan dan berkurang atau hilang keinginannya untuk mengerjakan keburukan,makanya pastinya, dengan selalu mengerjakan dan menjaga shalat dalam keadaanyang seperti ini, maka shalatnya akan mencegah dari perbuatan fahsya danmungkar. Dan ini termasuk dari tujuan dan hasil yang sangat agung dari shalattersebut. Kemudian di dalam shalat juga, terdapat tujuan yang lebih agung danlebih besar dari ini, yaitu apa yang terkumpul di dalamnya berupa mengingatAllah baik dengan hati, lisan dan badan. Karena sesungguhnya Allah Ta’alamenciptakan makhluknya hanya untuk beribadah kepada-Nya, dan ibadah yang palingutama dari mereka (para makhluk) adalah shalat, karena di dalamnya terdapatpengabdian seluruh anggota tubuh yang tidak terdapat dalam ibadah lain, olehsebab inilah Allah Ta’ala berfirman:
“Dan mengingat Allah adalah lebih agung”. (Lihat kitab Taisir Al KarimAr Rahman, karya As Sa’di)
           
Lalu kasus lainnya ada laki-laki mengaku muslim tapi suka maksiat. Entah ituberjudi, berpacaran dll. Lalu kasus lainnya ada wanita mengaku muslim namuntidak berjilbab, trus ada lagi alhamdulillah sudah berjilbab, namun jilbabnyabelum bener. Jilbab tidak murni untuk menutup aurat, tapi untuk gaya-gayaan. Biardi bilang cantik dll. Padahal jilbab bukan Cuma nutup kepala dan terus pakaibaju ketat. Untuk pembahasan ini lihat saja tulisa saya yang berjudul “Pakaian Syar’iWanita Shalihah”. Ini link nya (azmulpawzi.blogspot.com/2013/10/pakaian-syari-wanita-shalihah.html)
Jadi islam itu jangan dimudah-mudahkan, mentang-mentang udah ngerasa muslim tapidengan enaknya pria dan wanita menerobos pagar syari’at. Tidak menjaga izzahdirinya. Yang cowo bandel megang-megang cewe, yang cewe rela-rela ajadipegang-pegang cowo. Jadi yuk hargai diri kita dengan islam yang menyeluruh.
“Hai orang-orang yang beriman,masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turutlangkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu”. (QS. Al Baqarah: 208) 

Setan itu ga akan bosen menjerumuskan kita untuk ingkar kepada Allah. Maka dari itu yuk warnai diri kita dengan islam. Karena kita akan merasa diri sendiri dengan islam.
Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, mungkin banyak kekurangan. Semoga bermanfaat.
Wallahu’alam

Azmul Pawzi (ditulis pada 16 April 2013)

0 komentar:

Poskan Komentar