Senin, 14 Oktober 2013

Sms PDKT atau Pacaran Smsan Boleh Gak Sih dalam Islam?

Terkadang kita mengeles dengan kata pacaran cuma jarak jauh, cuma sms-an dan teleponan. Jadi tidak ada masalah dong? Namun apakah ini dibolehkan? Tentu tidak wahai sahabat, karena perbuatan ini dpt menjerumuskan pada zinah hati. Lalu bertanya, "lah knp g boleh? Kan ga pegang-pegangan, ga berdua-duaan? Masa ga boleh?”
 Nah tujuan teknologi itu membuat manusia mnjadi dkat, dan sms itu mnghubungkan dua insan, dan setan selalu mencari celah untuk menggoda manusia sehingga kita dapat berpikir atau mengkhayal sedang berdua atau sedang bermadu kasih, sehingga kita bisa senyam-senyum sendiri. Nah inilah zinah hati, jadi sebaikny meninggalkan sms pdkt dan pacaran long distance alias smsan dan teleponan saja. Karena dapat menjerumuskan zinah hati. Mungkin saja awalnya kita cuma sms-an biasa, tentang bertanya PR,atau berdiskusi tugas, dan mungkin bertukar pikiran tntang dakwah. Namun karena berjalan nya waktu sms dakwah itu berubah menjadi sms pink. Sehingga berbunyi "ukhti selamat malam ya, semoga besok subuh ga kesiangan ya,selamat bobo ya. Mimpi indah, dari saudara seagamamu" sehingga membuat si akhwat senyam-senyum baca smsnya, memang benar itu sms yg mengingatkan tapi sms ini niatnya sudah berbeda, niat sudah ingin membuat seseorang yang bukan mahrom menjadi lbh "dekat" kepada kita,
Untuk para akhwat sbaiknya hati-hati bila mendpt sms sprti tadi, apa lagi bila si ikhwan sudah sms sperti "ukhti lg ap? Udh makan? Jaga kesehatan ya lagi sering ujan nih". Sebaikny di diamkan, bukan malah kesemsem dan di jawab "aku udah makan akh, kamu udah?" Bila trjadi sperti ini sama saja setan brhasil menggoda dua insan ini yang terlena dan kasmaran, dan hanya tinggal menunggu saja melakukan maksiat yg trbungkus dgn warna merah jambu,
 Jadi bagi akhwat sbaikny mendiamkan saja. karena bila direspon satu kali saja seakan-akan ikhwan akan menganggap mendapat lampu hijau. Hali ini juga agar tidak terjerumus oleh gombalan ikhwan dan kehilangan perhiasan kalian. Karena mereka tau akhwat ingin diperhatikan, dan pada dasarnya akhwat ingin di perhatikan, maka dari itu sebaiknya diam, karna bila mereka blum halal untukmu mereka tidak pantas menyentuh bahkan mendapatkan perhiasanmu karna itu hanya milik suami mu nantinya.
            Untuk ikhwan, janganlah mengikuti nafsu setan. Memang berat menahan hawa nafsu, namun kita harus bisa menahan itu. Terkadang kita menjadi seorang yang agresif akan tetapi terkadang kita jga jd pihak yang di kejar. Bila ada akhwat yang mulai sms yg kaya "gitu" alangkah baiknya kita jawab dengan bijak dan tak terbawa godaan syetan, shingga kita dapat menjaga keimanan kita dan tidak membuatnya menipis.
Jadi masihkah kita menganggap sms pdkt atau  pacaran long distance diperbolehkan? Yuk tinggalin aja, dari pada masuk ke dalam jebakan setan.

Azmul Pawzi (ditulis pada 29 Januari 2012)

0 komentar:

Poskan Komentar