Rabu, 02 April 2014

Mendapat Predikat “Best Male” at AYIL Award



             

Pemberian hadiah best male dari ustad salim a fillah
   Sebuah ajang bergengsi di unand akan di gelar. Waktu itu melihat pamfletnya di masjid nurul ilmi, ada senior yang bawa. Awalnya berawal dari iseng. Saya mendaftar ajang ini. Andalas Young Islamic Leader Award, itulah nama ajang yang akan diikuti oleh muslim-muslim luar biasa se-tingkat Univ. Andalas. Mumpung IPK masih diatas 3,5 saya mencoba mendaftar itu. Haha.
Tahap awal-pun di mulai, Kami mengisi administrasi. Ya seperti biasalah setiap ada acara pasti ada tes administrasinya. Hingga akhirnya. Terpilihlah 10 orang yang lulus tahap administrasi. Mereka berasal dari berbagai fakultas, baik dari kampus unand jati hingga kampus limau manis. Setelah berlalu, ujian tahap dua dimulai, yaitu membuat tulisan dan membuat video inspirasi. Eeeaa, saya agak bingung dalam membuat video ini. Bila tulisan alhamdulillah saya cukup bisa untuk membuatnya. “Gelora Pemuda Menginspirasi Indonesia” itulah judul tulisan yang saya buat dalamajang ini.
Saat presentasi


Lalu, untuk video. Ya agak bingung sih. Di tambah lagi belum pernah make video maker. Haha. Namun dengan semangat mencoba, saya membuatya tengah malam, dengan judul “Semangat Melangkah”. Sebuah video yang menceritakan untuk membuat cahaya disekitar dengan karya-karyanya. Kalo mau liat bisa di link ini http://www.youtube.com/watch?v=FwKPi3IcEh4
Dan selanjutnya tidak disangka-sangka, saya masuk 6 besar. Padahal “bagarah-bagarah se” rasanya saat menjalani semuanya. Tidak dengan sangat serius. Lalu tahap selanjutnya mempresentasikan tulisan yang saya buat serta menjawab pertanyaan tentang isu-isu keislaman dunia maupun dalam negeri pada acara puncak bertempat di PKM. Juri pada saat itu adalah Pak Basuki dan ketua FKI Rabbani. Saya mempresentasikan tulisan “Gelora Pemuda Menginspirasi Indonesia” dan mendapat isu tentang rumah sakit siloam. Kebetulan sekali, minggu lalu saya baru mendiskusikan masalah siloam ini dengan anak-anak KAMMI SUMBAR. Eh, sekarang dapat isu tentang siloam. Ya saya jawab dengan analisis yang pas baik dari segi ekonomi, tata ruang, urgentisitas, agama dan lain-lain. Toh, baru waktu dekat ini diskusi dengan data-data yang benar jadi bisa di libas semua. ^_^
Pada akhirnya saya lolos 4 besar. Dua laki-laki dan dua perempuan, yang dimana akan dicari Best Male dan Best Female. Tahap berikutnya kerja panitia untuk menilai dari rekam jejaknya. Dan Tepat pada saat seminar dengan ustad Salim A Fillah pada tanggal 1 desember 2013. Di umumkanlah siapa pemenangnya. Dan,  eeeeeng iiiing eeengg, Alhamdulillah saya mendapatkan gelar “Best Male” pada ajang tersebut. Hadiah diberikan oleh ustad Salim A Fillah langsung. Dan lumayanlah nambah eksis lagi. Hehe.
                Jadi itu cerita dalam AYIL Award, sayang foto-fotonya belum di kasih pada saya. Jadi ga ada foto-foto disini.  ^_^



0 komentar:

Poskan Komentar