Minggu, 03 Mei 2015

Juara Satu Lomba Debat Tingkat Provinsi Sumatera Barat

Setelah perjuangan  yang panjang akhirnya membuahkan hasil. Alhamdulillah saya yang ilmu ekonomi 2012, bersama rekan saya, bang agus (kimia 2011) dan efrizal (fisika 2013) menjadi  juara satu lomba debat bahasa Indonesia tingkat Sumatera Barat. (Sujud Syukur). Kejuaraan ini di adakan di kota padang pada tanggal 2 dan 3 mei 2015.

Pemberian Hadiah dari Jur

Cerita kemenangan ini berawal dari bang agus yang mengajak saya dan efrizal untuk mendaftar lomba debat itu. Akhirnya kami mencoba untuk bertarung dalam lomba. Hingga singkat cerita tibalah hari dimana pertandingan di mulai. Kami kaget, ternyata kebanyakan adalah dari anak sastra Indonesia, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Hukum. Dan ada juga mereka yang jauh-jauh dari batu sangkar, bukit tinggi, payakumbuh dan berbagai daerah lainnya. Kami yang anak ekonomi dan mipa dan wisma kami yang dekat dari tempat pertandingan tentu terkejut karena tidak ada teman se-fakultas disana dan banyak yang dari tempat jauh. 

Lanjut cerita, saat hari sabtu itu, kejadian cukup unik, karena kita belum sama sekali membahas apa mosi di berikan pada kepada kami untuk ditandingkan pada babak penyisihan hari itu. Kami baru menyiapkan pas di tempat dan pada saat itu, ef juga belum datang karena dia sedang kuliah. Berjuanglah kami mencari data yang waktu yang bertema perlukan kesetaraan kuota laki-laki dan perempuan untuk parlemen di Indonesia. Dan Ef datang saat sedikit lagi kita harus akan bertanding. Lalu pada saatnya tiba, bertandinglah kami.
Ini dia timnya, saya, efrizal dan bang agus
Setelah disebutkan, lawan kami adalah tim dari Pendidikan Kewarganegaraan UNP. Kami berada di posisi kontra dan mereka pada posisi pro. Pertarungan cukup sengit, dan dalam perdebatan kami mungkin menjadi perdebatan yang paling seru dibandingkan pertarungan dibabak penyisihan lainnya, hal ini karena paling banyak riuh tepuk tangannya. Dan karena pada tahap penyisihan ini berdasarkan poin. Mungkin karena serunya, kelompok kami dan kelompok lawan sama-sama lolos pada tahap selanjutnya menyingkirkan belasan kelompok peserta lainnya. 

Dan selanjutnya, kami ternyata lolos hingga perempat final,  dan ternyata hingga tak di sangka-sangka kami bertemu kembali lawan kami saat penyisihan. Sekali lagi kami bertarung dengan seru,  namun karena kami pernah bertarung sebelumnya. Kami memiliki strategi yang telah kami persiapkan.


Hingga selanjutnya kami memenangkan pertandingan dan melaju hingga semi final. Di semi final, dan juga setelah pertarungan yang sengit dan perjuangan yang luar biasa. Akhirnya kami melanjutkan perjuangan hingga ke babak final. Dan pada babak final adalah pertarungan antara mahasiswa unand melawan mahasiswa unand. Kami yang satu almamater bertemu di babak final.

Pada babak final, mosinya adalah “Setujukah anda jika Uji Kemahiran Bahasa Indonesia di gunakan untuk menerima tenaga kerja asing di Indonesia?”. Kami berada pada posisi pro, sekali lagi saya, bang agus dan ef berusaha mengeluarkan kemampuan kami sepenuhnya dengan argument-argumen yang telah kami punya berdasarkan data yang kami dapat. Dan hal ini berlangsung hingga pertandingan berakhir.

Setelah kita pertandingan final berakhir, dan setelah juri berunding dalam menentukan juara. Kami dikumpulkan, para juri-pun memberikan arahan. Dan Alhamdulillah saya menjadi speaker favorit juri pada perlombaan itu. Dan sekali Alhamdulillah kami juara dan akan mewakili Sumatera Barat dalam perlombaan debat tingkat Sumatera di Kota Medan.
Bersama bang romy dan bang rio yang ikut nonton

Ya itulah cerita kami, agak disingkat-singkat sih, biar nanti teman-teman pembaca tidak bosan membacanya. Terima kasih telah membaca. :D
Mari kita torehkan prestasi untuk agama, bangsa dan dunia.

#MelangkahMenginspirasi


0 komentar:

Poskan Komentar