Sabtu, 30 Mei 2015

Sejuta Wajah Rohingya

Tak kuat mata ini menatapmu. 
Ribuan wajah sendu berselimut debu. 
Tersesat jauh mencari bantu. 
Menahan pedih kala jadi manusia perahu. 

Seluas samudra kau lewati. 
Pergi berlayar menjaga harga diri. 
Melihat hak diri tak terpenuhi. 
Dihadapan kekejaman penguasa tirani. 

Teiris hati ini mendengar ceritamu. 
Kala wanita tak berdosa menjadi pelepas nafsu. 
Merenggut kesucian yg terjaga dulu. 
Meninggalkan isakkan tangis yang pilu. 

Sejuta tangis rohingya. 
Diri mu tersiksa terbantai, terhina. 
Darah-darah merahmu menjadi saksi betapa binatangnya mereka. 
Kala negeri myanmar itu hanya menatap kosong melihat berat derita dan terusirnya kalian. 

Sejuta tangis rohingya. 
Kau pun berdiaspora meninggalkan tanah kelahiran. 
Mencari asa yang kini telah hilang. 

Sejuta Wajah Rohingya. 
Bodohnya diri kala tubuh hanya terpana. 
Menatap paras sendu terkulai penuh harap. 
Terbutuh bantu dari saudara tecinta. 

Sejuta wajah rohingya. 
Kala panggilan kemanusiaan menyapa di barat nusantara. 
Maka hinalah diri bila hanya ternganga. 

Maka pedulilah. Tunjukkan empati dan cinta. 
Untuk sejuta wajah rohingya yang terluka. 

-Azmul Pawzi-

0 komentar:

Poskan Komentar